Site Overlay

Pembeli Lebih Terpikat Ke Toko Kami

Assalamu’alaikum.  Salam sejahtera. Nama saya Bu Nailil Muna. Saya mendapat kesempatan untuk menuliskan kisah nyata saya ini dengan harapan bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman yang mengalami  masalah yang sama seperti saya. Sejak tahun 2009 saya dan suami membeli sebuah ruko di daerah tempat tinggal saya.

Awalnya saya merasa ruko tersebut memiliki letak yang strategis. Apalagi pesaing yang ada tidak terlalu banyak. Suami saya menyetujui keinginan saya membeli salah satu ruko tersebut. Saya begitu bersyukur meski uang tabungan saya masih kurang untuk melunasi ruko tersebut. Tapi suami saya akhirnya mau menjual mobil tuanya untuk menutup kekurangan biaya.

Saya begitu antusias melihat dukungan suami saya. mengingat ia baru saja pensiun. Paling tidak dengan memiliki ruko tersebut suami saya mempunyai kegiatan untuk menikmati masa pensiunnya. Namun yang membuat saya heran, meski sama-sama menjual sembako. Entah kenapa ruko sebelah lebih ramai daripada toko kami. Padahal secara harga saya yakin sama. Begitu juga soal kelengkapan barang pun toko kami tidak kalah lengkap.

Saya mulai menyadari saat berkonsultasi dengan Ki Sabrang Alam. Ternyata memang benar pesaing kami menggunakan “ageman” sehingga tokonya lebih laris. Saat itulah saya disarankan Ki Sabrang untuk menggunakan bambu pethuk berkhodam. Dalam beberapa minggu, saya merasakan toko saya semakin ramai. Bahkan pembeli yang semula tidak berlangganan ke kami, kini lebih memilih jadi pelanggan kami.

Nailil Muna, 56 tahun, Magelang

Lakukan Pemesanan Bambu Pethuk – Silahkan KLIK DI SINI