Site Overlay

Jadi Lebih Kreatif dalam Berbisnis

Setelah lulus SMA saya memutuskan untuk bekerja saja daripada melanjutkan kuliah. Itu karena saya tahu orang tua saya pastilah sangat berat jika harus menguliahkan saya. Meski pendidikan saya sampai tamat SMA saja, saya bersyukur karena kakak saya hanya sampai sekolah dasar. Sejak mendapat ijazah SMA saya pun mencoba memasukkan lowongan ke beberapa perusahaan. Tentu saja dengan ijazah SMA saya hanya bisa bekerja mentok sebagai cleaning service.

Saya pun berpindah-pindah tempat kerja. Pernah jaga warnet, kerja di tempat foto kopi, sampai jadi tukang ngecat apartemen. Setelah saya pikir-pikir, akhirnya saya memilih membuka usaha sendiri kecil-kecilan. Karena saya mempunyai teman yang bekerja jualan mainan. Saya pun mencoba peruntungan berjualan mainan keliling. Pertama sempat malu juga. Namun dalam hati saya bertekad, apapun itu, asal halal akan saya lakukan.

Lambat laun, dengan berjualan mainan saya mulai mempunyai modal untuk membuka warung angkringan. Karena di komplek saya tinggal cukup ramai anak kos, maka kesempatan itu saya manfaatkan. Tapi semakin lama saya merasa pesaing yang ada cukup banyak. Ini pun berpengaruh pada omset saya.

Maka saya mencoba untuk menggunakan pegangan. Beruntungnya saya bertemu dengan Ki Sabrang Alam. Saya mendapatkan bambu pethuk berkhodam dari beliau. Semenjak itu, saya semakin termotivasi untuk meningkat berani mencoba hal baru dalam bisnis saya. Pertama saya mencoba melengkapi angkringan saya dengan hotspot. Pengunjung yang datang semakin ramai. Kemudian saya mencoba hal-hal kreatif lainnya. Sungguh setelah memakai bambu pethuk, saya semakin bersemangat dan otak saya lebih encer dari sebelumnya.

M. Nasruddin, 30 tahun, Klaten

Lakukan Pemesanan Bambu Pethuk – Silahkan KLIK DI SINI