Site Overlay

Bambu Pethuk Menjauhkan Dari Kerugian

Untung rugi bagi seorang pedagang seperti saya adalah sebuah resiko. Kalau siap untung ya harus siap rugi, begitu pula sebaliknya. Tetapi kalau rugi yang datang terus-terusan, harus segera cari jalan untuk mengantisipasinya. Bukan rahasia lagi, bagi para pedagang seperti saya menggunakan “pegangan” agar dagangannya semakin laku dan ramai pembeli.

Memang di kalangan pedagang tidak ada yang bilang kalau mereka menggunakan pelarisan. Tetapi tidaklah etis jika satu sama lain mengumbar kalau sedang menggunakan pegangan untuk pelarisan. Jadi seolah sesama pedagang itu sudah ada kode etik tersendiri.

Mulai saya merintis bisnis yang sekarang, dulunya saya hanyalah pedagang kaki lima yang sering mangkal di emper pasar. Saya juga sempat menyewa kios di lokasi bagian dalam pasar. Tetapi sejak terjadi kebakaran saya sempat mengurungkan niat saya untuk berjualan kembali. Namun berkat dorongan dan motivasi dari istri akhirnya saya pun berdagang kembali.

Namun untuk yang kedua kali ini terus terang saya lebih berspekulasi dalam berbisnis. Saya juga mencoba mencari sebuah pegangan untuk mengantisipasi tatkala nanti ada hal yang tidak diinginkan. Selain itu juga agar keuntungan yang didapat lebih banyak dari biasanya. Alhamdulillah, saya berjodoh dengan bambu pethuk berkhodam ini. ada banyak sekal hal psoitif yang saya dapatkan. Usaha yang semula di ambang kerugian berangsur membaik.

Baihaqi, 46 tahun, Bandung

Lakukan Pemesanan Bambu Pethuk – Silahkan KLIK DI SINI