Site Overlay

Bambu Pethuk Ki Sabrang Alam Benar-Benar Praktis!

Sejak tahun 1991, Saya sudah membantu orang tua saya berdagang kain di Jakarta. Seminggu sekali saya pulang ke Pekalongan. Karena di sana Bapak saya juga mempunyai usaha batik kecil-kecilan. Usaha Bapak mulai terlihat menunjukkan perkembangan pesat saat sembilan tahun setelah saya mulai turun membantu Bapak. Yaitu tahun 2000.

Pertengahan tahun 2005 saya menikah. Bapak pun memasrahkan usaha kain yang di Jakarta kepada Saya. Sedangkan Bapak pulang ke kampung halaman. Mengembangkan bisnis batiknya. Tiga tahun pertama saya tidak masalah menjalankan usaha yang dititipkan Bapak. Selain karena memang sudah mempunyai pelanggan tetap. Nama toko kain kami lumayan terkenal. Tahun-tahun berikutnya barulah saya merasa begitu berat.

Bahkan setahun belakangan ini, usaha semakin seret. Pesaing semakin banyak berdatangan. Kompetisi usaha semakin ketat. Kakak ipar saya menyarankan agar saya mencari pelarisan saja. Mendengar pelarisan, saya berpikir saya harus melakukan ritual. Puasa dan menyiapkan segala macam ubo rampe untuk mendukung usaha itu.

Tapi ternyata yang dimaksud pelarisan kakak ipar saya yaitu bambu pethuk berkhodam dari Ki Sabrang Alam. Melalui sarana bambu pethuk berkhodam, usaha yang diamanahkan bapak saya alhamdulillah kembali lancar. Meski di tengah persaingan yang ketat. Ternyata saran pelarisan bambu pethuk memang benar-benar praktis.

Yulianto, 42 tahun, Jakarta

Lakukan Pemesanan Bambu Pethuk – Silahkan KLIK DI SINI